Mode Gelap Grid Pencarian
Iklan

Bupati Banggai Laut Tinggalkan Lokasi Pembagian Bansos ATENSI di Desa Matanga Setelah Sambutan Dipotong Warga

BANGGAI LAUT-Lahamindonesia.my.id, – Kejadian tak terduga mewarnai kegiatan Penyaluran Bantuan Sosial Kementerian Sosial RI Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) di Desa Matanga, Kecamatan Banggai Selatan, Kabupaten Banggai Laut, pada Rabu (19/8/2026). Bupati Banggai Laut, Sofyan Kaepa, memilih meninggalkan lokasi acara setelah sambutannya dipotong oleh salah satu warga penerima bantuan.

Insiden terjadi saat Bupati sedang memberikan sambutan pembukaan. Seorang ibu bernama Andung, tiba-tiba mengajukan pertanyaan dengan memotong jalannya pidato orang nomor satu di daerah tersebut.

Bupati sempat menanggapi dengan bertanya balik kepada warga tersebut, "Apakah Anda tidak menerima bantuan?" Berdasarkan penelusuran Tim Investigasi di lapangan, ibu Andung ternyata tercatat sebagai penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Hingga saat ini, belum diketahui pasti alasan mendasar yang membuatnya nekat memotong sambutan Bupati.

Usai insiden tersebut, Bupati Sofyan Kaepa memutuskan untuk langsung meninggalkan Gedung BPU Desa Matanga dan tidak melanjutkan proses penyerahan bantuan secara simbolis. Namun, pihak Kementerian Sosial RI tetap melaksanakan dan menuntaskan pembagian bantuan kepada masyarakat hingga selesai tanpa kehadiran Bupati.

Reaksi Warga Terbelah

Kejadian ini menimbulkan reaksi beragam di kalangan warga Desa Matanga. Sebagian masyarakat menilai pertanyaan ibu tersebut wajar, mengingat kehadiran Bupati sudah lama dinantikan sebagai bentuk aspirasi langsung.

"Sebenarnya pertanyaan ibu itu wajar-wajar saja. Kami sudah lama menunggu kedatangan Pak Bupati. Sayang sekali acaranya jadi tidak selesai," ujar salah satu warga yang hadir.

Namun, ada pula warga yang menyayangkan cara penyampaian pertanyaan tersebut yang dianggap kurang sopan dan melanggar tata krama acara resmi. "Harusnya nanti selesai Pak Bupati bicara baru bertanya," tuturnya.

Warga lain yang dimintai keterangan oleh awak media juga mengaku kecewa. "Kehadiran Bupati sudah lama kami nanti-nantikan, tapi karena insiden ini semuanya tidak berjalan sesuai rencana," katanya.

Meskipun Bupati meninggalkan lokasi lebih awal, penyaluran bantuan ATENSI dari Kemensos RI tetap berlanjut dan berjalan tertib hingga tuntas. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Banggai Laut terkait insiden tersebut.

Peristiwa ini menjadi pelajaran penting tentang pentingnya komunikasi dua arah yang tertib dan saling menghargai antara pemerintah dan masyarakat, agar program-program bantuan sosial yang bertujuan menyejahterakan rakyat dapat berjalan lancar dan tepat sasaran. Tim/Red
Baca Juga
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak